Senin, 25 April 2016


Review dari film "Yogyakarta Masa Depan"


Dalam film pendek ini diceritakan seorang siswa yang baru saja lulus dari SMA, dia salah satu siswa berprestasi yang berhasil mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan studinya ke perguruan tinggi di Jogja, karena menurutnya "Pendidikan adalah Investasi Masa Depan" namun jalan kehidupan Sandi Aminudin, nama siswa tersebut, tidak semudah yang saya bayangkan. Dia merantau dari Musi menuju Yogyakarta dengan penuh keberanian karena dia belum mendapatkan restu dari orangtuanya untuk melanjutkan studinya di Jogja. Namun dia tidak hanya berdiam diri, dia akan membuktikan kepada kedua orangtuanya bahwa dia akan pulang dengan membawa hasil, dia akan membanggakan kedua orangtuanya. Kemudian dengan modal nekat sekaligus keberaniannya, dia berangkat dari kampung halamannya menuju Jogja. Disana perjalanan pendidikannya berjalan sesuai rencana, dia mengambil jurusan sastra inggris di suatu perguruan tinggi swasta di Jogjakarta. Kemudian disamping ia menuntut ilmu, ia juga menjalani bisnis bersama rekan-rekannya dia membentuk suatu les private dengan memasangkan brosur-brosur di jalanan kota yang bertuliskan " An Easy Way to Practice English". Tidak hanya itu dia juga mempunyai usaha penyewaan mobil, serta paket wisata keluar negeri yang ia namai Putra Musi "agar orang tahu bahwa yang mempunyai usaha ini adalah orang Musi"tuturnya dalam surat yang selalu ia kirimkan kepada ibunya, Setelah usahanya berjalan lancar, ia melanjutkan studi pasca sarjananya di Jogja. Lalu setelah selesai S2 ia pulang ke kampung halamannya menemui kedua orangtuanya yang sudah sangat rindu kepadanya. Sandi Aminudin telah membuktikan bahwa dirinya bahwa ia mampu membanggakan kedua orangtuanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar